Senin 03 Juli 2017
>>> SINGAPOREPOOLS <<<
ANGKA MAIN : 0 3 2 7
Top 2D : 02 17 20 33 40
Cadangan 2D : 53 60 72 87 93
TOP SHIO : Tikus Anjing Ular
COLOK BEBAS : 0 3 7
AS : 1 4 5
KOP : 6 8 9
KEPALA : Kecil / Genap
EKOR : Besar / Ganjil
“Ehhh Dhanni… bawa dong tiga perempuan itu kesini…”Barli
sibawel tiba-tiba mengajukan sebuah permintaan , para sahabatku juga ribut
mengajukan permintaan yg sama.
“Ayooo Dhannni tolongg kami butuh sekali” Didin begitu
memelas.
Aqu dan Jhoni saling berpandangan tak tahu harus menjawab
apa…
“Udahhh gini aja… Nanti kita bawa kesini tapiiii…., kalian
Nggak boleh menyakiti mereka… kalo tidak…. Kami akan mengambil tindakan serius…”
Jhoni mendadak menjadi sangar dan serius.
Para sahabatku tak berani bersuara lagi kemudian mereka
mengangguk setuju
“Tapi kami boleh kan kalo memberi mereka kenikmatan…
”Sam tertawa , selanjutnya terdengar suara tawa riuh rendah
memecah keheningan malam.
Aqu membujuk ketiga perempuanku untuk turun dari mobil,
akhirnya satu persatu mereka turun dari mobil. Dari dalem sebuah rumah muncul
tampang-tampang para sahabatku, tanpa malu-malu mereka sudah telanjang bulat
dihadapan ketiga perempuanku, kemaluan-kemaluan yg besar – besar dan panjang
kini sudah lepas dari sangkarnya.
“Kemaluan-kemaluan nakal” berukuran 19 s/d 25 cm
teracung-acung mengajak ketiga perempuanku untuk berperang.dalem kenikmatan.
Ketiga perempuanku bersembunyi ketaqutan dibalik badanku dan
Jhoni,
“Manggg Trimin siapa mereka ?”
“Ihhh mangggg”
“Uhhhhh…Mang Jhoni”
Berbagai pertanyaan keluar dari mulut ketiga perempuanku yg
panik. Kini mereka mulai mengurung ketiga perempuanku, decak kagum begitu ramai
terdengar, kagum akan ketiga perempuanku yg cantik, mulus , mungil, pokoknya
cute banget deh. Kayanya biar Nggak susah nginget-nginget, kita ulas dulu
Profile mereka ya..
1.)Amin tampangnya yg dulu ganteng , suka bermain wanita kini
bertampang hancur mengerikan akibat dibakar warga.
2.) Sam bermata picak, hanya memiliki satu kuping, kayaknya
sih kuping yg satu lagi udah Alm.
3.) Fadil badannya berotot mirip hulk, bibirnya kini dipenuhi
bekas jahitan.
4.) Jo tampangnya tetap Jo,tapi cuma setengah, setengah lagi
hancur tersiram air keras.
5.) Nick Botak, Brewokan, badannya bertato.. berperut buncit
kayak orang cacingan.
6.)Didin Ahli kunci, badannya penuh bekas jahitan
disana-sini, mirip Frankenstein.
7.) Barli sibawel, bibirnya sumbing.
8.) Agato, Tangannya kini Cuma sebelah kanan, hidungnya agak
melesak kedalem..
Aqu memperkenalkan mereka pada para sahabatku yg berebutan
menyalami ketiga perempuanku.
“Ehhhhhhh!!” Morine terkejut ketika Fadil meraih badannya,
dibopongnya badan Morine kedalem rumah, Jo, Didin dan Amin mengikuti Fadil dan
Morine. Fadil , Jo, Didin dan Amin berebutan menelanjangi Morine,
gelorabirahi.com kemudian Fadil mendudukkan badan Morine diatas ranjang, ia
bersujud dan langsung mengangkangkan kedua kaki perempuan itu lebar-lebar.
“Ouchhh Owww.. Akkkk….” Morine tersentak terkejut merasakan
jilatan-jilatan Liar Fadil diselangkangannya, Jo meremas-remas buah dada Morine
sebelah kiri, dan Didin meremas-remas buah dada Morine sebelah kanan, Amin
menciumi Morine dari belakang.
“AKhhhh Owwwww… Utssss” Kedua tangan Morine menahan kemaluan
Fadil yg hendak menyeruduk lobang kemaluannya
Jo dan Didin menangkap tangan Morine dan memegangi tangan
perempuan itu sehingga Fadil lebih leluasa melampiaskan nafsunya.
“Aowwww Whhhhhhhaa HMMMM MMMMMHHH” teriakan Morine tersumpal
oleh mulut Amin, Badan Morine tersentak-sentak ketika Fadil memaksa menjejalkan
kemaluannya memasuki lobang Kemaluan Morine yg berukuran mungil.
“Duh sempit amat.. seretttt assyikkk…baru kali ini gua
ngerasain memeknya amoy.. anak sekolahan lagi… HA HA HA” Fadil tertawa senang
merasakan jepitan sempit dikepala kemaluannya, badan Morine terguncang-guncang
dgn kuat ketika Fadil menyodok-nyodokkan kemaluannya.
Jo dan Didin menggelitiki putting buah dada Morine, mulut
Morine sampai kempot diemut oleh Amin yg raqus, Fadil menggasak lobang Kemaluan
Morine kuat-kuat. Badan Morine menggelinjang-gelinjang menghadapi serangan dari
empat orang lelaki sekaligus
“Auuhhh… OHHHH AWWW CRRRTTT… CRRRTTTT” tanpa ampun Morine
terkapar dalem kenikmatan ketika lobang Kemaluannya berdenyut-denyut dan
memuncratkan cairan dari dalemnya.
“Awww. Aduhhhh duhhhhhhh NGGGHHH”Morine mengerang ketika
Fadil menggunakan kemaluannya dgn kasar mengorek-ngorek lobang kemaluannya.
“Kira.. kira lu…, jangan sampe sobek tu memek.”Didin menggoda
Fadil.
“Emangnya lu pikir kertassss…”Fadil terkekeh-kekeh kemudian
melanjutkan mengocek-ngocek dgn lebih kuat sampai Morine merengek-rengek
Keempat lelaki itu terkekeh-kekeh, Fadil mencabut kemaluannya
dari kemaluan Morine. Didin tidur terlentang diatas ranjang, ketiga lelaki itu
menggiring Morine agar menduduki kemaluan Didin. Morine pun bergoyg dan menaik
turunkan pinggulnya.
“Wueisssttt… gila!!!! panas amat goygannya…”Jo memuji Morine
sambil menjamahi buah dadanya.
Amin menahan gerakan Morine, ia menjejalkan kemaluannya
kelobang dubur perempuan itu.
“Owwww…” Teriakan Morine mengiringi melesatnya kemaluan Amin
merojok lobang duburnya, Untuk sesaat Amin dan Didin membiarkan Morine untuk
membiasakan diri menerima kemaluan mereka di lobang dubur dan lobang
kemaluannya, selanjutnya….
“Akhhh Owww… Uhhh…” Morine merinding keenakan ketika lobang
kemaluannya dan lobang duburnya dikocok – kocok sekaligus.
Kedua tangannya melingkar kebelakang membelit leher Amin,
secara otomatis buah dada Morine membusung kedepan dan menjadi mainan yg
mengasikkan bagi Fadil dan Jo.
“He he he Hebat juga lo Moy…”Amin mencengkram pinggul Morine
sambil memacu kemaluannya lebih kuat,
Didin mengelusi paha Morine sambil meyentak-nyentakkan
kemaluannya keatas. Jo dan Fadil meremas-remas buah dada Morine, mengusapi buah
dadanya yg lembut dan kemudian memelintir-melintir putting buah dadanya yg
lancip dan keras.
“Akhhhhh Oww Kecrotttt KCRRRTTT” Untuk yg kesekian kali
Morine mengerang kenikmatan, matanya yg sipit terpejam rapat merasakan cairan
kenikmatan kembali membanjiri selangkangannya, Badannya masih
terguncang-guncang karena sodokan Amin dan Didin, Jo masih asik
menjejal-jejalkan kemaluannya kemulut Morine, sedangkan Fadil meremasi buah
dada Morine.
“Hu AkkkkkhHHH…”
“HMMMRRRRHH” Amin dan Didin menusukkan kemaluan mereka
dalem-dalem pada lobang dubur dan lobang Kemaluan Morine.
Hampir bersamaan mereka menembakkan sperma mereka kedalem
badan perempuan itu. Badan Morine tertindih dianantia badan Amin dan Didin, namun
itu tak begitu lama karena Fadil dan Jo merebut badan mulusnya dari cengkraman
kedua kawan mereka yg sudah sukses memuaskan nafsu bejatnya.
“Jo…bagi buah dadanya….” Fadil sempat sewot karena Jo dgn
raqus memonopoli kedua buah dada Morine.
Jo menggeser posisinya kesebelah kanan dan Fadil langsung
merebahkan badannya disebelah kiri.
“Tadi siapa nama lu moyy.. Hmm ?” Fadil bertanya sambil
menciumi bibir perempuan itu, tangan Fadil menggenggam buah dada Morine.
“Morine Ennngg….” Perempuan itu kembali memejamkan mata
sipitnya ketika merasakan hisapan Jo diputing buah dadanya.
Morine membuka mulutnya dan menjulurkan lidahnya keluar.
Fadil terkekeh-kekeh menghisapi dan mengait-ngait lidah Morine, sesekali
Bibirnya mengulum bibir Morine yg mungil. Jo menarik dan menyuruh Morine agar
menungging, Jo berusaha mencoblos lobang Kemaluan Morine dari belakang,
sedangkan Fadil menarik kepala Morine dan menjejalkan kepala kemaluannya ke
mulut perempuan itu.
Semenantia itu diluar sana
“Ihhhhh…jangan ahhh…Oww” Barli memeluk dan menciumi Sandy,
Jhoni merayapkan tangannya menjamah pinggul Sandy dan Nick bersujud dan
menyusupkan tangannya kedalem rok mini perempuan itu. Pakaian yg dikenakan oleh
Sandy terlempar kesana kemari. Barli dgn paksa hendak menidurkan badan Sandy
diatas rerumputan.
“Eiiittt… tar dulu…. Lu ambil gih kasur busa didalem sana…”
Jhoni merebut badan Sandy dari Barli.
“Waduhhh tanggung… Nggak usah pake kasur segala…”Barli hendak
merebut Sandy.
“Kotor tau !!! Kaga…boleh !! Napa sih lu rewel amat !!!”
Tampang Jhoni berubah garang, ia begitu melindungi Sandy
Barli dan Nick tak berani membantah mereka berdua masuk
kedalem rumah dan membawa dua buah kasur busa keluar.
“Tolooongg Jhon, Nggak kuatt…” Barli memohon-mohon, demikian
juga Nick.
Dgn lembut Jhoni mendorong Sandy kearah Barli dan Nick.
Mereka segera membaringkan badan Sandy diatas kasur busa, kedua tangan Sandy
dipegangi terentang ke kiri dan kekanan, Barli dan Nick dgn bebas menyusu
dibuah dada Sandy, Jhoni menerkam selangkangan Sandy dan mengemut-ngemut cairan
gurih diselangkangan perempuan itu.
“Awww Akkksss UHHHH” Sandy menggelinjang-gelinjang ketika
kenikmatan yg diberikan oleh ketiga lelaki membuatnya merinding panas dingin.
Nick tidur terlentang diatas kasur busa, Barli memberi
komando agar Sandy mengangkang naik kemedan pertempuran dalem posisi
punggungnya menghadap ke arah dada Nick dan
“Jrebbbbb….. Jrebbbb” berkali-kali kemaluan Nick berusaha
memasuki lobang kecil imut dipantat Sandy. Tangan Nick membantu mengangkat dan
menurunkan pinggul Sandy, Jhoni dan Barli menyodorkan kemaluannya pada Sandy,
gelorabirahi.com tangan mungil perempuan itu sibuk mengocok-ngocok kemaluan dua
lelaki yg terkekeh-kekeh keenakan. Sesekali bergantian diemut-emutnya dan
dijilatinya kepala kemaluan Jhoni dan Barli.
“Uhhh Si Amoyy hebattt!!! Terus!” Barli menceracau
keenakan.merasakan hisapan kuat Sandy dikepala kemaluannya.
“Hushhh… namanya bukan Amoyy Tapi TAAA.. RIII… DAAA” Jhoni
protes sambil mengelusi kepala Sandy.
“Hee NNNGhhh CRRRt CRRRRT” kening Sandy berkerut matanya
terpejam rapat, badannya roboh kebelakang ketika cairan kenikmatannya
berdenyut-denyut keluar.
Jhoni berbaring disisi dikanan dan Barli berbaring disisi
kiri , mereka asik menonton geliatan-geliatan badan Sandy diatas badan nick yg
sedang asik memompa kemaluannya keatas merojok-rojok dubur Sandy. Barli mulai
mengambil posisi, ia mengangkangkan kedua kaki Sandy lebar-lebar kemudian
kepala kemaluannya menusuk dan menekan-nekan berusaha memasuki lobang kemaluan
perempuan itu yg sempit.
“Owww Akhhhhh” satu tusukan kuat SiBarli membuat Sandy
membelakkan matanya, dua Batang kemaluan yg besar dan panjang mengait lobang
dubur dan lobang kemaluan Sandy yg mungil.
Jhoni mengecupi kening Sandy dan bertanya
“Gimana ? enakk ?”
Sandy menatap Jhoni dan mengangguk, selanjutnya badan Sandy
terguncang-guncang karena sodokan-sodokan kuat dilobang dubur dan lobang
kemaluannya. Jhoni menyusu dibuah dada Sandy
“Ooooohhhh!!” Sandy kembali menggelepar-gelepar dilanda
kenikmatan.
Ketiga lelaki yg menggumuli Sandy terkekeh-kekeh menikmati
badannya yg halus dan mulus. Beberapa saat kemudian Jhoni duduk mengangkang
diatas ranjang, Nick dan Barli mencabut kemaluannya dari kedua lobang perempuan
itu. Nick menyerahkan Sandy pada Jhoni, Jhoni mengarahkan kepala kemaluannya
pada lobang Kemaluan Sandy, perempuan itu berusaha memasukkan kemaluan Jhoni
dalem posisi duduk saling berhadapan. Barli dan Nick sibuk membantu meremas dan
menekan-nekan buah pantat Sandy.
“Auhhhh….. jrebbbb” Sandy menahan gerakannnya ketika kepala
kemaluan Jhoni melesat masuk kedalem lobang kemaluannya.
Lidah Sandy terjulur keluar ketika Jhoni menyentakkan
kemaluannya menyelami lobang sempit diselangkangan perempuan itu. Barli dan Jo
menarik punggung Sandy agar ia merebahkan punggungnya diatas kasur busa, mereka
berdua asik menyusu pada buah dada perempuan itu. Jhoni yg masih dalem posisi
duduk menaikkan kedua kaki Sandy, kemaluannya yg besar dan panjang masih
mengait lobang kemaluan Sandy yg kini rebahan diatas kasur itu.
“Teruuuss Jhonnnn Ha HA HA HA” Nick memberi semangat pada
Jhoni.
“Ha HA HA liat buah dadanya… Wahhhh bagus..!! Baguss!!” mata
Barli melotot melihat buah dada Sandy yg bergerak-gerak dgn kencang seirama dgn
sodokan-sodokan Jhoni.
“Awww KRRCCTTT KTCTTTRRRTTTTT” Sandy menatap sayu pada ketiga
lelaki yg sedang habis-habisan menikmati badannya.
Tangan Barli dan tangan Nick mengelusi buah dada Sandy,
dipelintir-pelintir dan ditarik-tariknya putting buah dada perempuan itu dgn
lembut. Sesekali mereka menunduk untuk menghisapi dan menjilati buah dada
Sandy. Keringat meleleh dibadan Sandy bagaikan keju yg terbakar api kenikmatan.
Sam dan Agato mulai mengelilingi Nia
“Nggakk ahh !! Nggak mau…!! mang Trimin HMMM MHHH”Nia
berontak ketika Sam bersujud sambil meraih pinggangnya, Tangan kanannya
merayapi Paha Nia yg halus, Agato menjilati leher Nia dari belakang,sedangkan
dari belakang aqu memegangi kedua tangan Nia dan menarik tangan Nia dgn lembut
kebelakang.
Lewat Tangan Agato yg Cuma sebelah menyusup masuk kedalem
Tank Top yg dikenakan oleh Nia. Agato tampak asik meremas-remas buah dada Nia.
Sam menaikkan rok mini perempuan itu dan menarik turun kain segitiga berwarna
merah diselangkangan perempuan itu.
“HMMM… Wahhh…!!!” Sam melotot melihat garis tipis yg sedikit
terbuka menampakkan isi Kemaluan Nia yg berwarna merah muda.
Sam mencelupkan telunjuknya kesela-sela diselangkangan Nia.
Agato menarik tangannya dan bersujud untuk ikut menonton kemaluan Nia, Agato
ikut mencelupkan jari telunjuknya dan kini berbarengan mereka berdua asik
mengocek-ngocek lobang sempit diselangkangan Nia. Nia menggeliat geliat, aqu
menciumi dan menjilati lehernya dan turun mengecup-ngecup bahu Nia. Nia memohon
agar aqu melepaskan kedua tangannya, aqu menuruti permintaannya sambil terus
kedua tanganku kini mengelus ngelus pinggang Nia yg ramping, kutarik baju tank
top yg dikenakan Nia keatas agar terlepas dari badan mulusnya yg putih.
Setelah melepaskan pengait bra, kulepaskan dan kulempar
jauh-jauh bra berwarna putih itu.
“AWWW AKHHH CRUTTTT CRUTTTTTTTTT” Agato dan Sam berebutan
menjilati lendir yg meleleh diselangkangan perempuan itu.
Sam berdiri dan merendahkan badannya, diemut-emutnya buah
dada Nia bergantian yg kiri dan kanan, semenantia Agato masih sibuk
membersihkan lendir meleleh dari sela-sela selangkangan Nia. Lidah Agato begitu
lincah mengait-ngait clitoris Nia. Aqu menarik pinggul Nia dan mendorong
punggung perempuan itu agar berdiri dgn posisi menungging, Agato menekan kepala
Nia kearah kemaluannya. Sam meraih buah dada nia dari samping dan kutekan
kepala kemaluan memasuki lobang sempit diselangkangan Nia yg kewalahan menerima
masuknya kemaluanku.
“Awww…akhhhh mangggg aduhhh…” Nia menjerit-jerit kecil
keenakan ketika kemaluanku memompa lobang kemaluannya dari belakang.
“Uhhh Siiipppp…!!! Teruss sedottt…”Agato membelai-belai
kepala Nia diselangkangannya,
Semenantia Sam bersujud sambil terkekeh-kekeh mengusap dan
meremas-remas buah dada Nia yg bergelantungan didada perempuan itu, sesekali
mulutnya menjilati dan menghisapi buah dada Nia dgn raqus.
“UUHHH Uhhh MMMMMHH MAngg Trimini Akhhhh… CRRRTT CRRRT” Nia
merengek manja merasakan cairan kenikmatannya muncrat dari dalem badannya.
“Dhann gentian doonng” Agato meminta lebih, aqu
terkekeh-kekeh sambil mencabut kemaluanku dari lobang Kemaluan Nia.
Agato bergerak kebelakang Nia dan sekali lagi Nia mengerang
merasakan kemaluan yg besar dan panjang berusaha memasuki lobang kecil di
kemaluannya. Badannya kembali tersentak-sentak maju mundur dgn kuat…
“Uttsss Eee EEEEHHHHH” tangan Agato yg cuma sebelah itu
terpeleset dan badan Nia tersungkur kedepan.
“EitttTTT…” aqu dan Sam buru-buru memegangi Nia yg hampir
terjatuh.
Nia menolehkan kepalanya kebelakang, entah kenapa Nia merasa
kasihan melihat Agato yg merasa bersalah, atau juga merasa rendah diri
menyadari kondisi fisiknya yg kekurangan satu tangan dihadapan Nia. Nia meronta
kecil melepaskan dirinya dari peganganku dan Sam, ia melangkah mendekati Agato.
Tangan mungil Nia mengelus pipi Agato, Mata Nia saling berpandangan dgn mata
Agato, senyuman manis Nia membuat agato melupakan rasa rendah dirinya. Kedua tangan
Nia bergelantungan dileher agato dan “Hmmm MMMHHHH MMMMHHHHHH” Agato menyambut
ciuman Nia yg panas.
Nia meminta Agato berbaring diatas rerumputan hijau,
perempuan itu mengangkangi kemaluan Agato dan berusaha menjebloskan kemaluan
Agato yg berukuran besar memasuki lobang sempit diselangkangannya.
“NNNN NnnnggGGGGHHH” Nafas Nia tertahan – tahan ketika
perlahan-lahan kepala kemaluan Agato memasuki lobang sempit diselangkangannya.
Nia mulai bergoyg dan menaik turunkan pinggulnya diatas badan
Agato
“Achhhhh Owww akhhhh Uhhhhh Mmmmmmhh” Sam menyumpal mulut Nia
yg mendesah-desah dgn kemaluannya. Aqu meraih tangan Nia dan membimbingnya
untuk mengocok-ngocok kemaluanku.
“Ackkkk OWWW CRRRTT CRuuuttt CRRRUTttttttTTT” gerakan Nia
tertahan, badannya menggeletar keenakan.
“Hupppp HE he he he he” Sam mengangkat badan Nia sehingga
kemaluan Agato terbetot lepas dari lobang Kemaluan perempuan itu.
“Yeee!!! Elu Samm Ahh….he he he” Agato tampak kecewa namun ia
terkekeh-kekeh melihat Sam tengah mencumbui badan Nia sambil berdiri.
Sam merendahkan kemaluannya dan kemaluannya berusaha mengait
lobang kemaluan Nia. Nia mengangkangkan kedua kakinya lebar-lebar berusaha
menerima kemaluan Sam yg ingin memberinya kenikmatan.
“OOchhhh Uhhhh” Nia tersentak begitu kemaluan Sam memasuki
dirinya, Sam mencengkram buah pantat Nia dan mengangkat badan perempuan itu.
Nia mengalungkan kedua kakinya membelit pinggang Sam dan mengalungkan kedua
tangannya pada leher Sam. Badannya segera terayun-ayun seperti sedang bermain
ayunan
“Clookkk Clopppp Plooopppp Cleepppp” Bunyi – bunyi itu
terdengar dgn merdu.
Aqu bergerak dan meremas-remas buah pantat Nia yg
menggantung, kujejalkan Kepala kemaluanku kelobang duburnya dan…
“Ohhh MMM Mangggg Trimin… Akkkk….” Kini sebelah tangan Nia
bergerak kebelakang melingkari leherku, sedangkan yg satunya berpegangan pada
bahu Sam.
Aqu dan Sam berlomba-lomba menghujani lobang Dubur dan lobang
Kemaluan Nia. Agato bangkit berdiri, tangannya yg Cuma sebelah menarik kepala
Nia dan..
“Hmmmm MHHHH MHHHHH MHHHHHH” mulut Nia tersumpal oleh mulut
Agato
Pada malam harinya
Malam itu aqu terbangun, mataqu mencari-cari dimana gerangan
ketiga perempuanku, lewat kaca jendela aqu melihat tiga sosok yg amat kukenal
sedang duduk berdampingan diatas kursi panjang menghadap kearah telaga. Aqu
berjalan tertunduk menghampiri ketiga perempuanku
“Kalian marah ya ? sama mang Trimin…”aqu bersujud dihadapan
mereka ,rasa bersalah semakin mendera hatiku
“Maafin yaaa….” tanganku mengelus-ngelus paha-paha mulus
mereka bertiga.
“Tadinya sih marah banget….” Morine membuka suara
“Tapi setelah dipikir-pikir….” Nia melanjutkan ucapan Morine
“Kami ngerti koq…. Mang Trimin pasti ngerasa Nggak enak ya menolak
permohonan kawan-kawan mang Trimin” Sandy tersenyum manis.
“Tadi Mang Jhoni yg ngasih tahu…..” Morine tersenyum manis
“Lagipula… setelah dirasa-rasa… enak juga pesta sex kaya tadi
he he he” Morine terkekeh-kekeh.
Aqu menghela nafas lega melihat senyuman menghiasi tampang
ketiga perempuanku.
Ketiga perempuanku berdiri, mereka menyuruhku duduk diatas
kursi panjang menghadap kearah telaga.
“Gubraggg…. Byurrrrrrrrrr……….”
Seekor Katak tiba-tiba roboh dan tercebur kedalem telaga
terkena serangan jantungmenyaksikan tiga orang perempuan Chinese yg cantik
mulus bersujud, menciumi dan mengulum kemaluan Trimin Anwar. Aqu menatap keatas
langit, rembulan terlihat begitu cantik…bintang bintang bertaburan menghiasi
langit malam, kedip-kedip nakal terlihat diatas sana, mengintip aqu dan ketiga
perempuanku yg sedang asik bergumul demi meraih kenikmatan.
TAMAT PEMIRSA… Kita lanjut lain cerita lagi ya….

Tidak ada komentar:
Posting Komentar